Get Adobe Flash player

Pencarian File

Cari Berdasarkan Nama File: 
Cari Berdasarkan Deskripsi File: 

Alamat Redaksi

JL. Raya Kebun Cengkeh Batu Merah Atas

Ambon – 97128

Link Terkait

  • Image 1 Caption
  • Image 2 Caption
  • Image 3 Caption

Makassar-Humas: “Harga informasi itu mahal” ungkap Dr. H. Subagyo, SH., MM. Ketika membuka Sosialisasi Pembentukan Jaringan Dokumentasi Dan Informasi serta Sosialisasi Pemberdayaan Perpustakaan Di Lingkungan Mahkamah Agung Dan 4 (Empat) Lingkungan Peradilan Di Wilayah Propinsi Sulawesi Selatan Dan Sulawesi Barat di hotel Quality Plaza Makassar(29/09/2011). 

Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah RI itu menanggapi bahwa pekerjaan Panmud di daerah jauh dari ideal, hanya duduk menunggui berkas yang lapuk bahkan membuat “bengek”. Padahal menurutnya putusan yang sudah inkrahpun masih dibutuhkan dan dicari masyarakat untuk kebutuhan informasi mereka. Jadi Sosialisasi ini sangat penting untuk membuka cakrawala para panmud, agar bisa mengelola informasi dalam hal ini putusan agar dikelola sebaik mungkin, agar bisa memberikan informasi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Begitu pula dengan perpustakaaan. Buku adalah jendela kehidupan. Coba bayangkan rumah tanpa jendela, penghuninya tidak bisa melihat indahnya dunia luar, rumah itu sumpek karena tidak ada ventilasi untuk sirkulasi udara, singkatnya rumah itu tidak nyaman. Untuk itu, serupa jendela, buku adalah  hal terpenting dalam proses kehidupan seseorang baik secara intelektual, emosional maupun spirittual. Buku adalah kumpulan informasi, sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh semua orang, termasuk masyarakat pengadilan sendiri.

“Masalahnya adalah buku-buku di perpustakaan kita masih morat marit, kita tidak memiliki data buku apa yang masuk, buku karangan siapa yang dipinjam, dan ironisnya kadang buku-buku yang ada hanya dijadikan bantal. Perpustakaan kita jauh sekali dari sempuran” Cerita WKPT Makassar dalam sambutannya. Beliau berharap bahwa Sosialisasi Pemberdayaan Perpustakaan ini bisa memberikan andil dalam proses menciptakan masyarakat peradilan yang berilmu. Sehingga menjadi lebih baik dalam bekerja dan memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Hal ini senada dengan yang dikatakan oleh Subagyo, “saya berharap dua Sosialisasi  ini bisa difungsikan pengelola putusan dan pengelola perpustakaan agar bisa lebih maksimal memberikan informasi dan layanan terbaik bagi masyarakat. Serta bisa menjembatani cita-cita Mahkamah Agung menjadi badan Peradilan yang Agung dan Modern”.

Sosialisasi yang dilangsungkan secara paralel oleh Biro Hukum dan Humas Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung ini, diikuti oleh 108 peserta Sosialisasi Pemberdayaan Perpustakaan dan  57 peserta Sosialisasi Pembentukan Jaringan Dokumentasi Dan Informasi. Ketika berita ini diturunkan para peserta sedang mengikuti paparan makalah. Peserta JDIH mengikuti kuliah tentang “Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum bersama Ninuk Arifah, sedangkan peserta sosialisasi Perpustakaan mengikuti paparan makalah Drs.H. Supriyanto, M.Si., mengenai Pengembangan Perpustakaan Pada lembaga Peradilan dan Dukungan Pengelolanya.(Az/Ats)